Fasilitator : Itsnita Husnufardani dan Nesri Baidani
Ketua Kelas: Hani Khaerunnisa
Koord.Minggu 2: Fina Febiyanti
MENJADI IBU PROFESIONAL, KEBANGGAAN KELUARGA
💞🌾 Sesi Tanya Jawab🌾💞
1⃣Rina_IIPGarut❓Profesi ibu rumah tangga di saat ini masih di pandang sebelah mata oleh kebanyakan orang, meski sudah banyak juga yang memilih jadi ibu rumah tangga dan membuktikan dengan prestasi nya.
Nah, bagai mana cara memantapkan hati untuk jadi full mom, karena tak jarang niatan itu suka goyah dengan respon orang2 sekitar, terutama respon dari keluarga yang menyayangkan dengan keputusan itu.
Hatur nuhun.
Mbak Rina yg baik, sesungguhnya ada 2 posisi ibu bekerja, bekerja di ranah domestik dan ranah publik. Hanya sekarang yg dipahami umum bekerja iuptu diranah publik saja. Maka tetapkan mana yang paling sesuai dg diri mbak dan keluarga, fokus dan bersungguh-sungguhlah menjalaninya. Karena keduanya sama-sama menuntut sebuah tanggung jawab/konsekuensi. Jadilah bukti bukan menunggu bukti dari pihak lain, buat sejarah diri kita sendiri. Jika mantap, jalan terus! ✅
2⃣Meyli_IIPBogor
Tahapan utk menjadi ibu profesional itu amat panjang dan harus kontinyu. Sedangkan lingkungan sekitar kadang tak mendukung dalam proses pelaksanaan nya... bagaimana langkah kita agar tidak tetep dijalan yg kita pilih dan tdk terpengaruh godaan lingkungan yang tdk mendukung?
👉🏽Jawaban dr Mba Nesri: apakah kita yakin dengan jalan ini?
apakah kita yakin jalan ini memberi manfaat?
Jika ya, maka lakukan saja. Kita tak mungkin menyenangkan semua orang. Pasti akan selalu ada yg mencibir. Karena kita tak bisa mengendalikan omongan orang, maka merisaukannya pun tak akan berguna.✅
Mba Farda: ✊🏻sepakat sm mb Nesri, kalau istilah Bu Septi ada masanya kita kayak jadi fase bayi yang lucu..dijiwit, dijawil, digoda, nanti seiring waktu ketika menunjukkan konsistensi, semua akan berkurang dan ujiannya beda lagi😬😅✅
3⃣ Susi_IIP Jepara
Salah satu fitrah anak (sesuai video) adalah intellectual curiosity. Bagaimana cara membentuknya?
Anak-anak kita adalah digital native, sementara kita orang tuanya baru belajar digital, bahkan masih banyak yang masih buta dunia digital. Apa trik orang tua, terkait 2 fitrah (intellectual curiosity & digital native), agar anak-anak tetap dijalur yang aman.
👉🏽Jawabannya:
Intelectual curiosity masuk dlm Fitrah Belajar anak, maka tugas kita membangkitkan gairah keingintahuannya mbak, dg art question, yg pakail 5W 1 H dg kode tangan ala bu septi dipersilakan. Sedangkan zaman anak era digital, maka ortu harus sering2 update juga. Agar selalu punya cara ada tindak preventifnya. Game saja sebulan sekali diupdate, masa ortu tidak😅😬
Membangun kedekatan keterbukaan dengan anak, bs jadi kunci untuk mengantisipasi✅
4⃣Susi_IIP Jepara:
Saya tidak paham kode tangan Bu Septi, meski sudah menontonnya berkali2. Mungkin bisa dijelaskan?
👉🏽Jawaban:
Metode tangan itu bs diterapkan untuk usia anak yg sdh bs diajak diskusi mbak, jadi sebelum brgkt tour the tallent anak diajak membuat bekal pertanyaan, dan kode jari hanya memudahkan mengingat apa saja yg harus digali. Mengajak anak memahami struktur berpikir intelectual curiositynya.
Misal lihat kucing: itu apa? Ada dimana? Kapan kucing mengeong? Dst✅
Demikian Resume diskusi dari Adab menuntut ilmu, materi tentang Menjadi Ibu Profesional, Kebanggaan Keluarga
0 komentar:
Posting Komentar