MATERI: BELAJAR BAGAIMANA CARANYA BELAJAR
Desain Pembelajaran a la saya
Materinya yang berjudul Learning How To Learn atau Belajar
Bagaimana Caranya Belajar ini pada batch sebelumnya belum saya perhatikan
dengan seksama baru pada batch ini saya mulai membacanya dan berusaha
memahaminya dengan baik. Materi yang aduhai “indahnya”, apalagi bila dikaitkan
dengan keinginan untuk mengubah diri dan keluarga menjadi lebih baik.
Dan nice homework juga
“aduhai” yaitu praktek membuat sendiri desain pembelajaran untuk diri dan
keluarga terutama anak-anak sebagai amanah kita.
Dalam mengerjakan NHW5 ini saya harus kembali menengok NHW
saya sebelumnya. Karena saya memilih untuk fokus pada bidang ilmu pendidikan
berumah tangga yaitu tentang manajemen diri dan keluarga. Oleh karenanya, saya
akan mencoba desain pembelajaran yang sesuai dengan bidang ilmu yang saya
pilih.
A. Desain Pembelajaran
1. Pengertian Desain Pembelajaran
Desain itu sendiri diambil dari istilah dalam bahasa Inggris (design) yang artinya perencanaan atau
perancangan. Desain dapat juga disebut dengan
istilah planning yaitu
persiapan menyusun suatu keputusan berupa langkah-langkah penyelesaian
suatu masalah atau pelaksanaan suatu pekerjaan yang terarah pada pencapaian
tujuan tertentu.
Sedangkan
pembelajaran adalah proses
interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu
lingkungan belajar.
Jadi dari
pengertian dua kata tersebut dapat kita simpulkan bahwa pengertian desain
pembelajaran adalah perencanaan pelaksanaan proses interaksi peserta didik
dengan pendidik dan sumber belajar apada suatu lingkungan belajar secara
terarah agar mencapai tujuan yang diinginkan.
2. Desain Pembelajaran dalam keluarga saya
Desain pembelajaran dalam harus disesuaikan dengan setiap
karakteristik peserta didiknya dalam hal ini keluarga saya yaitu orangtua dan
anak. Selain itu desain pembelajaran juga harus disusun agar mencapai tujuan
yang diinginkan di dalam keluarga. Saya juga harus merumuskan strategi apa saja
yang harus saya lakukan agar tujuan yang diinginkan bisa dicapai dalam keluarga
saya. Selain itu evaluasi sangat diperlukan
untuk menjadi lebih baik.
B. Desain pembelajaran Khas Keluarga
Katakanlah: "Tiap-tiap orang berbuat
menurut keadaannya masing-masing". Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa
yang lebih benar jalannya. (Al Isra;84)
Ayat tersebut menurut saya sangat berkaitan dengan dengan
penyusunan desain pembelajaran karena pembelajaran itu harus disesuaikan dengan
keadaan peserta didiknya.
Untuk membuat desain pembelajaran khas maka harus dianalisi beberapa
hal berikut ini berdasarkan 5W (What, Why, Who, Where, When) +1 H (How). Analisis itu disesuaikan dengan peserta didik
atau dalam hal ini individu di dalam keluarga saya.
1. Desain Pembelajaran yang Gue Banget
- Apa yang ingin dipelajari ibu? Dari NHW sebelumnya bisa diketahui bahwa ilmu yang saya pelajari adalah tentang ilmu kerumahtanggaan dalam hal ini pendidikan keluarga.
- Untuk siapa desain pembelajaran ini dirancang?
Untuk saya
pribadi sebagai ibu pembelajar.
- Kenapa saya harus membuat desain pembelajaran?
Pembuatan desain pembelajaran
memiliki tujuan. Tujuannya untuk saya adalah untuk menjalankan amanah saya
sebagai hamba ALLAH Subhanahuwata’ala
sebagai seorang ibu yang profesional.
- Apa isi desain pembelajaran ibu?
Desain pembelajaran saya akan
berisi tentang analisis awal, “my own Personalized costumized curriculum”( kurikulum khas saya sendiri), strategi pembelajaran, indikator
keberhasilan, proses pelaksanaan, evaluasi dan feedback dll.
Personalized
curriculum adalah kurikulum yang dirancang dari kebutuhan pengembangan potensi
khas untuk orang. Mengapa perlu kurikulum terpersonalisasi, itu karena tiap
orang unik, tiap keluarga unik, tiap daerah juga unik, alam dan masyarakat
serta kearifannya juga unik. Gaya belajar saya yang audio visual harus
dimanfaatkan dalam pembelajaran agar mudah mencapainya.
- Dimana saya akan melaksanakan perencanaan saya ?
Desain pembelajaran iniakan
dilaksanakan di rumah dan akan segera meluas ke lingkungan sekitar agar bisa
memberi kebermanfaat lebih banyak lagi.
- Kapan Saya Akan Belajar
Untuk tahapan ilmu ibu
profesional saya akan mengaplikasikannya dalam keseharian saya. Untuk
penambahan ilmu parenting dan lainnya saya akan mengikuti seminar dan membaca
dari berbagai sumber ilmu.
- Bagaimana cara saya merancang desain pembelajaran ?
- Menganalisis SWOT yaitu kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu pembelajaran saya pribadi
- Review checklist. Didalam NHW#2 saya telah membuat checklist indikator. Checklist tersebut akan selalu direview secara berkala efektifitas dan peningkatannya.
- Menentukan strategi. Selain penggunaan gaya belajar, saya juga akan menyesuaikan dengan tempat nyaman dan cara belajar yang membuat belajar menjadi lebih menyenangkan dan efektif.
- Strategi yang saya harus lakukan telah saya temukan dalam matrikulasi ini yaitu dream it, write it, share it, do it, grow it.
2. Aplikasi Desain pembelajaran
Setelah mendesain maka hal
yang paling penting dilakukan adalah pelaksanaannya. Niat tanpa amalan adalah
sia-sia. Sikap istiqomah dan konsistensi
sangat diperlukan dalam hal ini. Dalam hal ini musuh utama saya adalah
diri saya sendiri.
3. Evaluasi dan Umpan Balik
Evaluasi dilakukan secara
berkala agar bisa terkontrol dengan baik pencapaian yang sudah kita
lakukan. Evaluasi ini dibagi menjadi beberapa waktu yaitu:
·
Evaluasi harian
yang dilakukan sebelum tidur
·
Evaluasi
pekanan. Dilakukan setiap akhir minggu dengan anak dan suami.
·
Evaluasi perbulan dan per 6 bulan.
memanfaatkan liburan bersama.
·
Evaluasi
pertahun : bersama rapat keluarga.
Demikianlah desain pembelajaran ala saya. Wallahualam bishawab.
NHW#5_FINA FEBIYANTI_IIP BANDUNG
0 komentar:
Posting Komentar